Ruang Tengah (Dibalik Kontes Idola)

Cerita “Ruang tengah” ini sebetulnya sudah ditulis sejak tahun lalu, namun baru sempat diselesaikan belakangan ini. Isinya tentang diary plus testimoni, ending kalimat mungkin bernadakan puisi, ini sengaja dibuat agar mudah ingat.

Semoga apa yang tertuang disini bukan sumber penyakit hati namun bisa menjadi penyemangat diri.

[September, 2000] 

Tak pernah terfikirkan kerja di RCTI, sebuah kantor siaran TV. Padahal lulusan teknik jurusan telekomunikasi, jadi apa kira-kira disini? tukang antena? jagain parabola? jaman itu, siapa sih yang gak tertarik untuk gabung di perusahaan televisi swasta nomor satu di Indonesia? Sampai ada yang bilang:

“Masa kecil loe kurang bahagia kalau gak kenal jempol emak” [kutipan Siput Jelita].

Iklan RCTI Oke Pasar Apung

Iklan RCTI Oke Pasar Apung [capture image from youtube]

Gedungnya sekilas terlihat seperti pabrik tapi didalamnya suasana kekeluargaan yang asik, tidak susah cari makanan, betah karena banyak teman, kondisi seperti itu membuat malas bergerak karena terlalu nyaman, sekian lama tersadar resume tidak sampai satu halaman.

Kantor RCTI [copy from bloggerLouie's corner]

Kantor RCTI [copy from bloggerLouie’s corner]

Gerbang RCTI masa kini [copy from indoplaces.com]

Bergabung pertama kali sebagai Technical QC, dibawah departemen teknik, Master Control. Sebagai The Master gitu? hehe.. tentu aja bukan, title nya sih Technician, tapi kerjaannya nonton seharian, memastikan standar teknis tayangan. Siapa coba yang gak ketagihan, di kantor ini, nonton aja dapet gaji, kalau kata emak di kampung:

“Wah gaji emak gede dong, dari pagi sampe malem nonton terus gituh? Amiin, insya Allah ya mak!” [Kutipan Emak, ingat ucapan orang tua adalah do’a].

[September, 2008]

Usia bekerja udah kaya anak SMP, lagi genit-genitnya. Lirik-lirik pindah bagian, nyangkut di dapur tayangan, sebagai Transcription, apaan tuh? bagian nyalin? tukang foto copy? Tepatnya profesi ini pekerjaannya adalah pengembangan dari Technical QC, pekerjaanku yg sebelumnya. Tetep nonton dong? ya iya lah, ditambah belajar jadi editor kecil-kecilan. Alhamdulillah tempat ini membuka pandanganku lebih luas bahwa tidak ada batasan usia untuk belajar.

“Sabar itu buahnya manis” [kutipan Bapak HH, atasan yg super baik].

Kalau udah cinta, sekecil apapun yang dikerjakan harus menjadi sesuatu karena asalnya dari hati, inget-inget hasil diskusi keluarga:

 Jadi manusia jangan egois, menyerahkan segala sesuatu sama yg Kuasa, enak banget dong hidupnya kalau tidak mau usaha, gimana bisa maju?” [Kutipan suami tercinta].

Energiku terkumpul disini, semangat untuk maju. Insya Allah bukan karena ambisi namun strategi menyiapkan amunisi yang suatu saat siap diledakkan untuk menggapai masa depan dan demi anak-anak yang memiliki segudang harapan.

[November, 2011]

Pindah ke bagian Acquisition, waduh bagian apaan tuh? istilahnya jarang terdengar, kalau beken nya kurang “familiar”. Nama profesinya emang unik, departemen ini adalah bagian pembelian program, pintu awalnya sebuah tayangan. Sejujurnya sampai titik ini masih merasa tidak pernah men-design, tapi jalan hidup pasti ada pilihan dan datangnya dari arah yang tidak pernah terduga, seperti yang kualami di suatu hari mendapat tawaran dari seseorang yang cantik dan pintar, membuatku semangat untuk belajar:

“Tuhan itu tidak tidur, dia menyapa orang yang bersungguh-sungguh dalam usahanya” [Kutipan salah satu ustadzah di pengajian putri]

Pekerjaan yang ada dihadapan semakin menggelitik, udah gak nonton lagi dong? tanya keluarga. Awalnya sih gak, namun mengikuti perkembangannya seperti menyalurkan hobi sambil menuangkan ide dan fikirian, saking asiknya bikin ketagihan. Apalagi suasana kerja penuh rasa kekeluargaan,

Tim Female Acquisition

Tim Female Acquisition

Itulah secuplik kilas balik yang mengantarkanku berdiri sampai hari ini, masih berada dikantor yang sama, namun ruangannya berbeda.

“RUANG TENGAH”

Dimana sih ruang tengah? yang pasti bukan digedung utama yang lobbynya dijaga BIMA 🙂

Lobby Utama Dijaga Bima

Lobby Utama Dijaga Bima

Ruang tengah itu tepatnya ada di gedung Annex, kantornya orang programming, produksi dan teknik. Dari awal masuk sampai hari ini penampakan lobby nya masih sama:

Loby Anex dan tiga dara

Lobby Ruang Tengah dijaga tiga dara

Disamping gedung ada tempat favorit, dimana karyawan bisa istirahat sejenak menghilangkan penat, bisa smoking sambil janjian sama si darling

Part of BBC [Back Building Club]

Part of BBC [Back Building Club]

Lantai 2, dari pintu lurus sedikit, dalam ruang kaca antara dua bagian, agak jauh dari ruang atasan, yak, disinilah Ruang Tengah :

Ruang Tengah tampak luar

Kalau melihat sebagian sudut dalamnya seperti ini:

Sudut Acquisition

Sudut Acquisition

Sudut Planning & Schedulling

Sudut Planning & Schedulling

Ruangannya terlihat berantakan yah .. he he .. gak penting sih bagus gak nya, yang penting adalah siapa penghuninya? Kalau sempet ngerasain di ruangan ini akan terasa bedanya dari ruangan yang lain, kalau udah kumpul mau nanya apa aja bebas bicara, kalau gak mau ketahuan bisik-bisik sambil telponan, walaupun gerakannya mencurigakan gak jadi persoalan yang penting urusan kelar, target kerjaan gak pake melar.

Apa sih kelebihan Ruang Tengah? kan mayoritasnya mimin? Eits, jangan salah isinya bukan sembarang mimin, mulai dari urusan kerjaan, makan-makan, hiburan, sampai nyediain jasa pemain cadangan, lengkap semua ada dan terjamin.

Satu Mimin Tiga Diva

Satu Mimin Tiga Diva

Inilah wajah-wajah dibalik layar, saking lebarnya itu layar sampai gak ketauan Mimin pantatnya lebar .. ups!! yaa itu terjadi karena Mimin selalu duduk seharian, makanya gak tahan kalau liat taman bawaannya pengen foto-an.

Kerjaan Rapi Mimin bisa Selfie

Kerjaan rapih Mimin bisa Selpih

Menjadi bagian Ruang Tengah senyum harus sumringah, kalau tidak siap-siap aja di-kepoin sampe jengah :p dan yang paling penting lagi adalah harus kreatif, konon sejarahnya dengan begitu baru dapet insentif 🙂

Karyawan Muda Semangat Membara

Karyawan Muda Semangat Membara

Karyawan lama juga semangat walaupun mudah lupa

Karyawan lama semangat tapi mudah lupa

Prinsipnya adalah menjunjung tinggi kekompakan, seperti contoh tahun lalu, acara jualan jadi ajang seseruan.

“RCTI IDOL 2014”

Karyawan ditantang uji kemampuan. Biasanya ditunjuk wakil dari setiap bagian. Nah, penghuni Ruang Tengah sejati tetep mau eksis tanpa harus narsis, caranya gimana? Semuanya bersatu padu incer anak baru 🙂

Pukul 09.00 pagi, disuau hari.

Pengumuman kontes nyanyi ala-ala IDOL antar departemen disampaikan oleh HR melalui email. Ada yang langsung teriak berekspresi, ada juga yang diam-diam gak perduli.

“Gak denger..gak denger..”

“Ay.. loe ikutan ya!” teriak mba Ing, salah satu atasan yang kebetulan terjebak harus kerja di RuangTengah, terdengar seperti pertanyaan tapi tepatnya adalah seruan. Nasib anak baru, wajahnya ayu, suaranya asik dan pribadinya menarik, sudah pastilah ditunjuk jadi wakil bagian, sementara karyawan lama terbukti kompak kasih dukungan 🙂

Pukul 4 sore, hari berikutnya

Berbekal urunan para atasan, bahu membahu membuat persiapan.

Modal boleh dikit tapi semangat cetar bingitz

Modal boleh dikit tapi semangat cetar bingitz

Latihan yel yel pun dilakukan:

Go Ay Go Ay Go Ay Go Go Go!! Aaaakkk Aaakk Aaak!!

Go Ay Go Ay Go Go Go!! Aaaakkk Aaakk Aaak!!

“Go Ay Go Ay Go Go Go!! Aaak Aaak Aaak” bunyinya nya sih simple, bernada penuh energi, diakhiri suara khas memekik burung gagak. [kutipan identitas partai] yang ketuanya berambisi menjadi calon pemimpin negeri. Selepas latihan yel-yel semua tertawa “Ha ha ha.. bisa bisa..”

Layaknya di film-film, sebelum puncak pertandingan pasti ada latihan, menjaga stamina, asupan, juga cairan.

Persiapan menuju final

Persiapan menuju final

TORENG TORENG TORENG [musik khas opening IDOL RCTI]

Tiket bisa dipesen di bu neneng :p

Tiket bisa dipesen di bu neneng :p

Tim make up pun beraksi, dandan yang cantik dijamin yang lain pasti melirik:

Spesialis make up by Uchan

Spesialis make up by Uchan

Untuk part ini terbayang montage layaknya ftv dengan backsong alay semangat penuh cinta dan kemenanganpun dipelupuk mata.

Sang IDOL sudah siap diantar ke altar (loh he he ), senyumnya manis padahal hatinya berdebar:

Taraaa.. senyumnya Kaka .. :)

Taraaa.. senyumnya Kaka .. 🙂

Enaknya jadi karyawan TV, acara-acara begini bisa pakai studio Idol sungguhan, termasuk properti dan alat2 pendukung lainnya, sehingga terasa nyata. Para supporter bebas berteriak histeris tapi gak pake nangis, yang ada senyum abiiizz… liat kamera langsung narsis. Kapan lg bisa seseruan di jam kerja, resmi karena kantor yg minta.

Duo dara suci pengejar mimpi

Duo dara suci pengejar mimpi [ki-ka Roy dan Sipu]

Opening RCTI Idol 2014

Spesial effect Opening Idol RCTI

Spesial effect Opening Idol RCTI

Peserta memasuki arena:

Yeaayy !! bangga wakil Ruang Tengah ada disana

Yeaayy !! bangga wakil Ruang Tengah ada disana

Alur acara dibuat sama persis, namun ada yang beda Host nya Kribo abis 🙂

Host nya kocak bikin smua tertawa

Host nya kocak bikin smua tertawa

Tiba giliran Ay tampil membawakan lagu Everlasting Love by Jammie Cullum

Jurinya Agus dari X-Factor lohh :)

Jurinya Agus dari X-Factor lohh 🙂

“Kamu cantik, suaranya manis terdengar” demikian komentar juri tamu, Agus, yang kebetulan adalah mantan kontestan X-Factor. Dia memuji penampilan Ay. Suasana semakin seru, ketika sang Juri meminta duet bersama:

http://www.youtube.com/watch?v=f3tROimHbuo

Open up your eyes then you’ll realize
Here I stand with my everlasting love
Need you by my side, girl, to be my pride
Never be denied, everlasting love

From very start open up your heart
Feel that you’re falling, everlasting love

(cuplikan reff lagu Everlasting Love by jammie Cullum)

Perasaan senang, mampu mengikat menjadi lebih dekat. Menang  atau kalah bukan tujuan utama, kebersamaan lebih bermakna. Dibalik acara kontes Idol tersebut sehari-harinya penghuni ruang tengah adalah para eksekutor program yang menentukan bagaimana caranya agar tayangan jadi nomor satu dan insentif terbagi rata satu persatu.

Untuk mencapai itu hampir sepanjang hari semua atasan tidak di ruangan, mereka meeting, seharian membahas rating dan kami yang di Ruang Tengah siap-siap jangan sampai lengah, karena orderan bisa datang kapan saja.

Banyak hal yang bisa dikenang di ruangan ini, walaupun cenderung panas, tidak masalah yang penting kerja nyaman, toleransi tinggi antar teman.

AC ada tiga tapi sengaja dimatiin semua  huhu :(

AC ada tiga tapi mati semua huhu 😦

Rela bawa kipas daripada panas

Rela bawa kipas daripada panas

Bukan kampungan tapi apa daya AC harus dimatikan karena banyak karyawan kedinginan, akibatnya pada alergian. Dari pada tumbang satu-satu yah sabar aja kalau gak punya kipas masih bisa kibas pakai buku.

Penghuni Ruang Tengah mempunyai karakter khas gak akan pernah habis kalau dibahas. Yuk kita kenalan sedikit dengan para penghuni Ruang Tengah, no heart feeling ya… buat yg kebetulan baca 🙂

Mulai dari urutan tertinggi, karena kebetulan memang yang paling tinggi:

Mas AS, tingginya hampir semonas [kidding :)]

Mas AS, tingginya hampir semonas [kidding :)]

Mas AS ini adalah kepala bagian perencanaan jadwal tayangan, sosok atasan yang low profile, kelihatan kan dari senyum dan kesederhanaannya 🙂 sekilas terlihat pendiam namun kadang ada aja kata-kata menyentil bernada cukup jahil, sehingga bikin semua tertawa. Duduknya bersebelahan dengan mba Iie, kepala seksi yang mengatur jadwal juga durasi, sama dengan mas AS terjebak di Ruang Tengah karena tidak ada lagi ruang yang bisa di belah.

Mba Iie senyumnya tengil dan jahil [ki-ka: yessy, Iie dan Agustin]

Mba Iie senyumnya tengil dan jahil [ki-ka: yessy, Iie dan Agustin]

Walaupun tomboy mba Iie itu hatinya sexy. Ibu dua anak ini pencinta sambel roa, tingkahnya suka lucu, menular pada anak-anaknya yang hobi bercerita.

Disamping kanan mba Iie adalah Agustin, dia penghuni baru banget, timnya mba Iie, dibilang pendiam sih gak karena sering tiba-tiba ketawa, dikirain kenapa gak taunya lagi terpesona sama film korea, sekalinya bicara suaranya kecil jadi terkesan mungil, beda dengan mba Ing yang suaranya lantang berdenging #upps he he..

Mba Ginting masa muda

Mba Ing masa muda [copy from Ing’s fb]

Mba Ing, kepala seksi perencanaan, dikepalanya semua jadwal TV sudah ter-planning, foto tsb saya copas dari fb pribadinya [maaf ya he he], itu waktu dia masih gadis, sekarang sudah jadi ibu dari dua anak yang lucu-lucu. Sikapnya natural, ekspresif dan pintar, kalau menjelaskan sesuatu seperti ibu guru, detail dan mudah dimengerti.

Namun terkadang hormonnya fluktuatif, tiba tiba suka menggoda Bang Al, candaannya bikin segar diantara padatnya jadwal.

Bang Al, walaupun sibuk tetap menyimak berita yg beredar

Bang Al, walaupun sibuk tetap menyimak berita yg beredar

Bang Al sosok bapak humoris, yang kepo sama jadwal RCTI bisa tanya sama bapak ini. Selain sabar, tekun dan cinta keluarga, dia juga pembawaannya tenang, sering senyum-senyum sendiri kalau nyimak gosip emak-emak, sehingga Bang Al sering digoda, walaupun demikian dia tetap tertawa kecuali berhadapan dengan mba Via.

Miss Bolu yang senyumnya manis

Miss Bolu yang senyumnya manis

Mba Via sering kita panggil Ibu direksi, ibu yang punya duit, beli film apa aja tinggal bilang berapa sih harganya? he he.. Ibu satu anak ini senyumnya manis, sederhana tapi elegant, pendiam, lembut dan baik hati, sekalinya bicara tepat dan tajam, dikenal sebagai miss bolu yang well prepare, saking kuatnya kharisma mba Via, katanya bikin Bang Al jadi suka (hihi abegeh) gak tau gimana awalnya tuh gosip, sengaja dibuat sebagai bahan candaan, bahkan dilebih-lebihkan oleh sikap mba Ing yg seolah cemburuan, padahal cuma maen-maen tapi terasa beneran. Kalau udah begitu yang lain jadi tertawa dan merasa muda layaknya kelas putih abu abu, padahal usia lewat kepala tiga.

Duo Diva penggila shopping & traveling

Duo Diva hobby nya shopping & traveling [ki-ka: Bulit dan Buti]

Sebelah kiri adalah Bulit, mimin manis kerjaannya rapih abis, orangnya tegas, siapa yg berani melawan? wah gak deh, yang ada perut melilit hehe piss bulit 🙂

Kehadirannya membuat suasana tidak pernah sepi kecuali Bulit sedang menjalani terapi diet khusus bisa membuat yang lain jadi kurus, lapar dahaga karena tidak ada cemilan di meja. Selain itu dia juga dikenal penggerak massa, entah gimana kalau beli sesuatu, satu ikut semua pasti nurut :D, pokoknya ibu yang satu ini paling helpful, kalau kamu pingin beli sesuatu dengan senang hati dia bilang “Yuk yuk, Gue Anterin Yuk!!” 🙂

Yang baju pink biasa dipanggil Buti [baca: Ibu Tiri] Loh kok bisa? katanya dulu panggilan itu muncul ketika mba Ing masih gadis dan suka menginap dirumahnya, entah apa yg terjadi akhirnya dipanggil Ibu Tiri, kesannya galak ya? padahal sih ibu yg satu ini eazy going, bahkan bisa dibilang jago networking, kerjaannya terkait system jaringan, eksis diberbagai group mulai SD sampai Kuliah, makanya gak heran kalau dia seneng jalan-jalan apalagi ke tempat refleksian. Tapi kalau mau ajak jalan jangan di akhir bulan karena Buti sibuk closingan. Sikapnya kadang juga suka jahil, ditanggapi oleh Mister Ato yg usil, klop deh, bagaikan kopi tanpa upil #eeh haha 😀

Trio Ubur-Ubur

Trio Ubur-Ubur [ki-ka: AK, Mister Ato, Bang Al]

Melihat foto diatas, gak tahan dengan gaya yang ditengah, siapa dia? Mister Ato, katanya terlahir indo, bapak asli Kanada emak org Indonesia dan masa kecilnya tinggal di Kramat Raya, sosoknya komedi abis, satu kalimat akan panjang jadi satu abad, dihormati para curut karena kalau gak nurut bisa diramal sampai takut. Bapak yg penyayang ini juga jago main musik, istri dan anaknya cantik-cantik. Sosoknya adalah legenda, yang mengenalnya pasti tak akan lupa.

Disebelah kiri mister Ato adalah mas AK, kerennya sering disebut Oppa, panggilan sayang ala-ala korea. Dia adalah anggota baru ruang tengah, sosoknya humoris, santai tapi kalau urusan kerja nomor satu, apa aja yang diminta mas DP, jawabnya selalu “Apa sih yang gak buat kamu?” ciyeee … hehe kok jadi romantis 🙂

Teteh dan Aa

Teteh dan Aa [ki-ka: mas DP dan Bulit]

Mas DP adalah kepala akuisisi urusan luar negri, bahas inggrisnya lancar abis, kalau dia lagi ngomong dijamin yg lain jadi bengong, mungkin dari bayi udah ikutan les LIA atau emang aja lidahnya order dari Inggris, hehe emang bisa ya? Dia lah yang menyediakan program kontes idola ala-ala Amerika. kalau untuk urusan kerjaan sebelas dua belas deh sama Bulit, teliti abis, makanya kalau mereka lagi akur, sering jajan es krim sama-sama layaknya Teteh dan Aa 🙂

Uchan Mama Copay

Uchan Mama Copay

Selain AK, tim mas DP lainnya adalah Uchan, juga penghuni baru, sebelum di akuisisi kerjaannya mengejar iklan, makanya sudah biasa dengan target yang menggila, orangnya sederhana, rajin, pinter, lucu dan baik hati, jangankan ngomong inggris sunda aja faseh abis, ternyata asli tasik, pantes dipanggil cici karena ori.

Beda dengan mba Cipol, panggilannya cici padahal jawa pol, memang agak kebolak-balik, namanya juga faktor X he he, sama halnya dengan cewek tomboy bernama Roy, yang belum tahu pasti panggilnya mas, gak pernah kesel karena orangnya selow gak pake baper [baca: bawa perasaan]

Cipol and Roy

[ki-ka: Cipol and Roy]

Kenapa dipanggil mba cipol, hmm panjang penjelasannya yang penasaran boleh pm saya he he yang pasti dari looknya oriental, rumornya pernah operasi di korea berhasil, sukses luar biasa, sempurna sebagai wanita [percaya??] he he.. Cipol itu ibu yang tangguh, tidak perlu di sentuh ucapannya bikin hati runtuh, kalau tidak mau tergoda arahkan tema bicara tentang roda dua. Apa aja dia ngerti mulai dari urusan turun mesin sampai ganti oli. Tapi jangan tanya soal sahabat sejati bisa bisa siklus hidupmu berhenti hanya menjadi kepompong yang tak akan pernah bisa terbang di siang bolong. Saat tulisan ini jadi sayang sekali mba Cipol bukan lagi penghuni Ruang Tengah karena pindah bagian ke produksi, tak apa lah yang penting hatinya happy, good luck!!

Disebelah kanan mba Cipol ada si hitam manis bernama Roy, mahkota alay ada pada dirinya, walaupun agak tomboy tapi hobinya menghias kuku berwarna-warni, tontonannya korea, mimpi punya pacar Lee Min Ho tapi sayang takdirnya bersama Mr.Tako (siapa yaaa… ?? he he kepo) Itu hanya prediksi sambil menanti yg sebenarnya terjadi. Kadang agak lola tapi sebagai teman dia adalah pendengar yang baik, hobinya jalan-jalan dan selalu beruntung karena bisa pergi gak pake nabung (kata umi: rejeki anak soleh) he he amiin.

Copy from pp WA Siput Jelita

Copy from pp WA Siput Jelita

Dari panggilannya aja imut seperti siput, selain lucu dan manis, Siput dikategori makhluk kedua paling sexy setelah Bulit, diam saja wajahnya mampu membuat orang berdebar apalagi kalau tau dia sosok yang pintar. Hitungan matematika diluar kepala kalau urusan asmara gak perlu pake rumus yang penting cinta lama jangan dihapus (namanya juga kenangan he he). Cita citanya menaklukan Mr. Tongki namun saingannya seorang ukhti.

Yessy tea ...

Yessy tea …

Yessy, penghuni baru kerjaannya akuisisi, tampilannya ukhti, sering digoda karena bikin Siput Jelita patah hati (lebay he he). Sebelumnya sebagai staff analisa, semua program diteliti, kesannya pendiam dengan senyum yang dalam, apa maknanya? nah.. ini yang bikin penasaran mas Tongki.

Bukan Perjaka Tapi Masih Tangguh [ki-ka: Tongki, Ato, Al dan Batu]

Bukan Perjaka Tapi Masih Tangguh [ki-ka: Tongki, Ato, Al dan Batu]

Mas Tongki paling kiri, kelihatannya jangkis [baca: jangkung, kurus dan manis], seperti motonya “I am chocolate and I am sweet”, pendiam bukan berarti banyak yang dipendam. Mas Tongki ini anak buahnya mba Ing, kesayangan tiga diva, seperti Ariel yang dipuja emak-emak he he…dicandain sama siapa aja balesnya cuma ketawa, entah suka apa takut sama yang tua 🙂

Paling kanan biasa dipanggil om Batu [baca: Bayi Tua], hihi ..lucu ya, mungkin walaupun tinggi besar namun wajahnya imut, awet muda, gak salah banyak cewek yang terpana (suit suit… siapa aja? kasih tauuu gak yaa… he he). Om Batu ini gayanya sporty, tinggi besar, humoris dan garing abis, selain jago analisa juga disegani karena jika salah ucap, siap siap aja dicekik sampai mau minta maaf. Satu rahasia yang menjadi senjata, bersembunyilah, karena dalam hitungan ketiga Om Batu pasti lupa.

Ngomong-ngomong imut jadi inget sama tim lokal akuisisi [berasa imut karena saya jadi bagian disini] he he :p

Imut dan Lembut [ki-ka: Roy, Mba La dan Saya]

Imut dan Lembut [ki-ka: Roy, Mba La dan Saya]

Yang tengah adalah Mba La, bunda yang tutur katanya lembut dan baik hati. Saya pribadi sudah mengenal mba La sejak lama, sewaktu beliau masih menjabat script writer dibagian promosi, pengalamannya di bidang pertelevisian cukup dalam, seperti kebanyakan cewek diruangan hobbynya juga nonton korea, senang mengenalnya sebagai satu tim walaupun hanya separuh nyawa, karena separuh nyawaku yg lain dibagi-bagi, alhamdulillah bisa mendapat ilmu sana-sini.

Hidup ini adalah perjalanan, menjadi keluarga besar Akuisisi adalah salah satu pencapaian, teman baru datang dan pergi, teman lama saling berbagi, itulah fungsinya keluarga saling mengisi.

Keluarga besar Akuisisi

Keluarga besar Akuisisi

Salah satu anggota keluarga akuisisi beberapa bulan lalu pergi, seperti yang lainnya, kita yang tertinggal hanya bisa berdoa, ini bukan perpisahan tapi hanya pindah persinggahan, mungkin suatu saat bertemu lagi dikesempatan lain, keluarga yang berbeda namun hati tetap sama.

Senyumnya ayu, idolanya si itu [lirik ke atas foto mas AS]

Senyumnya ayu, idolanya si itu [lirik ke atas foto mas AS]

Ay, wajahnya segar, talenta nya luar biasa, apa aja bisa, walaupun kadang suaranya lucu seperti anak mama. Humoris, jarang menangis kecuali saat pertama putus cinta di awal kerja. Friendly, cantik, pintar, sedikit emosian tapi gak pernah sampe marahan, Ay ini sekarang sudah bermetamorfosa menjadi lebih dewasa. Inget pertama kali datang ke Ruang Tengah, bagi Ay mas AS adalah idola, masa sih? hihi tanpa disengaja entah ini niru atau batin yang tertunda, gaya fotonya sama he he… piss ah 🙂

This is me dengan  Laura yg tak pernah sendiri

This is me dengan Laura yg tak pernah sendiri

Cerita ini bukan berakhir disini, tapi merupakan awal untuk kisah selanjutnya. Saya datang sebagai manusia biasa saja, seperti kebanyakan yang lain,

Saya awalnya juga pendiam dan katanya sekarang cewawakan, tampak luar terkesan hanya casing-an, entah apa saja yang terjadi, yang pasti menjadi diri sendiri lebih menyenangkan, walaupun tidak terlihat baik namun yakin akan menjadi lebih baik. [Kutipan salah satu teman]

Cerita ini hanya bentuk gambaran bagian dari suatu organisasi yang memperkenalkan program-program TV termasuk kontes menyanyi. Masih ada tokoh besar lainnya yang tidak terdeskripsi karena kebetulan kerjanya bukan di ruangan ini.

Nama sengaja disamarkan, walaupun beberapa sesuai dengan nama panggilan, deskripsi singkat mungkin mewakili biography lebih tepatnya merupakan testimoni atas pendapat pribadi. Siapa yang akan pergi selanjutnya? Atau menetap lebih lama? Apa saja bisa terjadi bahkan mungkin sebentar lagi ruangannya berubah, Ruang Tengah jadi ruangan yang megah, pesannya tetap semangat ya sobat! hadapi perubahan buatlah suatu harapan.

Ungakapan bisa jadi benar atau bisa jadi tidak tepat, namun kebenaran datangnya dari pemilik Zat.

Wallahualam …

-fietiara-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s