“Ndak Maa..!!” (2007)

copy from my expired MP

Aby in tantrum episode.

Aby – tantrum episode.

“Ndak Ma….Abyan ndak mau mandi !!! Mau pake baju basah aja..!! “ sambil nangis meraung dgn kaki di hentak-hentakan, sementara bajunya basah karena terkena tumpahan air minum dan juga pipis yg sengaja di celana.

Seperti biasa, hari libur kerja adalah saatnya untuk menebus waktu2 yg hilang bersama kedua buah hatiku, Abyan ( 2 1/3 thn ) dan Dylan ( 9 bln ), merawat mereka, mulai dari memandikan, menyuapi, juga menidurkan..

Nah di suatu pagi, “ ayo Aby..mandi yuuk sayang..??! Udah dong mimi nya nanti kembung lho ..!, ayo nak..! “ ku perhatikan Aby diam tdk menjawab..dia hanya menatapku dalam sambil asik menghentakkan kakinya dg bangga dan penuh senyum nakal, ia berhasil membuat baju dan lantai sekitar basah dgn menumpahkan segelas air minumnya. Hmm..aku bergumam “ berilah aku kesabaran yg lebih ya Allah sepertinya anakku sedang memancing amarah”.

Ku tahan amarahku, “ Ya udah kalau ndak mau mandi..ade aja deh yg mandi..Yuk de Dylan..mandi sama mama..” sambil membuka baju Dylan yang memang sedari tadi wajahnya penuh harap ingin di gendong aku..tersenyum riang..”wah senangnya..manis sekali anak mama yg mungil ini”..ya iya lah secara aku kan ibunya..hehe bangga agak narsis..

Lalu dg tenang ku gendong Dylan ke kamar mandi.. tak disangka Abyan berlari menyusul “ Mama ndak boleh mandiin dede..!! huhu..!! sssssrrrtt..duggh..!! karena lantai licin, dia terpeleset ..wah meledaklah tangisannya, tiba2 saja membuat udara terasa kering dan panas…biasanya situasi seperti ini membuat aku menjadi panik dan agak sedikit emosi.. “ Duuh..kan jatoh deh..lagian sih mainin air..!” Gak bisa..Mama dah sabunin dede..kamu harus ngalah kenapa tadi gak mau di ajak mandi..” teriakku dari kamar mandi ..”Ndak boleh Mama..ndak boleh..dede sama mbak aja..”

Dylan tetap kumandikan sampai selesai, sadar si Kaka cemburu lalu ku oper ke pengasuhnya untuk lanjut di pakaikan baju..masih tetap berusaha tenang..” Ayo.. Mama dah selesai mandiin dede, sekarang Aby yuk..buka bajunya !! “

“ Ndak mau….Abyan ndak mau mandi !!! Mau pake baju basah aja..!! “ sambil nangis meraung dan kaki di hentak-hentakan, sementara bajunya basah karena terkena tumpahan air minum dan juga pipis yg sengaja di celana alias ngompol …

Mulai terpancing emosi, kupaksa dia untuk buka baju..eh ternyata dia lebih siap, berontak2 melakukan perlawanan sehingga aku agak kewalahan ..tapi lagi2 ego ku sbg seorang yg lebih besar apa lagi aku adalah ibunya..mulai merasa aku lah yg harus didengarkan dan dipatuhi oleh anak. Tetap ku paksa untuk membuka bajunya yg sedari tadi sudah basah dan dingin..” Maaf sayang tapi kamu harus mandi..ya !!” kemudian ku gendong dia ke kamar mandi..Tak disangka lagi tiba2 saja Byyuurrr !! aduh kok air hangatnya di tebalikkin sayang…?? Dengan nada agak tinggi ku mulai tunjukkan kemarahanku..abyan juga tidak mau kalah..wajahnya lebih keras dari sebelumnya..terpaksa ku mandikan dia dengan air bak yg lumayan dingin..EeeengHH..dia menahan dingin.

Amarahnya padaku malah tambah menjadi-jadi. Ketika kuhanduki dan kupakaikan baju, dia menolak dan berlari menuju bak cucian kotor..dia pilah sehingga berhasil mengambil baju basah dan bau pesing tadi. “ Mau Pake ini aja Mama..Pake ini aja..” Tetap diam lalu kuraih baju tsb dan ku lemparkan ke dalam bak sampah kering..dg pede kali ini dia gak mungkin mau mengambilnya karena aku tahu persis Abyan tuh sangat jijik an, tapi tak disangka dia juga keras kepala, sambil menatap marah dia ambil lagi dari tempat sampah itu lalu menjerit “ Pake ini ajaaaa..huhuhu.. Mama nakal huhuhuhu…!!” Wajahnya penuh benci melirikku.

Ugh rasanya pipi ini tertampar..rasa sesal yg maha dasyat memenuhi seisi ruang hatiku..Ya Allah apa yg telah ku lakukan ..begitu histerisnya anakku..sekuat tenaga dia melupakan rasa jijiknya hanya untuk membela diri dan menunjukkan keteguhannya padaku..tanpa menunggu lama kupeluk dia erat2 dan ku ciumi kening juga pipinya sambil kubisikkan “ Maafkan Mama sayang..mama salah sudah buat kamu marah dan kecewa..” walaupun usianya baru hampir 2.5 tahun, aku yakin dia mengerti maksudku.

Masih tidak terima, dia terus menerus menjerit dan menangis..suara tangisnyapun terasa sekali berasal dari hati yg plg dalam..Pada akhirnya aku hanya terdiam pasrah menggendong dan tak henti2 menyiumi keningnya..aku pasrah walaupun dia menendang juga terus menerus menghentakkan kakinya mengenai perutku..perlu beberapa waktu sampai ia mulai tenang seraya berkata “ Mama bobo.aby mau.mimi susu..??” “ ya sayang tentu Mama buatin susunya dulu ya..Yuk..”

Sejak kejadian itu aku berjanji akan sekuat tenaga mengontrol emosi ku..berusaha agar dia tidak lagi cemburu atas perlakuanku terhadap adiknya Dylan. Dede memang lebih kecil dan belum berdaya..tapi ternyata Kaka juga belum cukup besar untuk memahami situasi itu..

Maafkan Mama Abyan sayang…Maafkan Mama..

-v3-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s